Fakta Unik Olahraga Ektrem Sepak Bola Api

Fakta Unik Olahraga Ektrem Sepak Bola Api

Fakta Unik Olahraga Ektrem Sepak Bola Api – Bermain bola sepak dengan sebuah bola pada umumnya memang sudah biasa. Namun apa jadinya jika bermain bola sepak dengan sebuah bola api? Indonesia sendiri memiliki permainan sepak bola versi ekstem yang melibatkan api.

Sepak bola api atau Laliang merupakan permainan tradisional khas Indonesia. Permainan ini berasal dari daerah Sumba Barat NTT tetapi sudah menyebar juga ke Pulau Jawa. Permainan bola api umumnya dimainkan oleh para santri Pulau Jawa.

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : oddstruments

Berbeda dari permianan tradisional lainnya, sepak bola api memang menguji nyali. Hanya orang dengan nyali yang berani memainkannya. Orang dewasa atau remaja sering kali memainkan permainan tradisional Indonesia ini. Jarang menemukan anak-anak yang bermain permainan ini karena memiliki resiko yang cukup besar.

Bola dalam permainan ini terbuat dari kelapa tua yang sebelumnya telah membuang airnya. Bongkahan batok yang berbentuk bundar kemudian merendam bola beberapa hari dalam minyak tanah, sehingga terserap oleh serat-seratnya dan selanjutnya dapat terbakar. Sama seperti permainan bola pada umumnya, menentukan pemenang dalam permainan ini lewat gol yang dihasilkan namun ada beberapa yang berbeda yang tidak ada pada sepak bola biasa.

Fakta Unik

Indonesia memiliki olahraga yang sangat ekstrem, salah satunya yakni Sepak Bola Api. Yang mana terdapat fakta unik dalam permainan ini, berikut adalah beberapa fakta unik seputar sepak bola api :

1. Bukan Bola Sembarangan

Jelas, sepak bola api tidak menggunakan bola pada umumnya. Bola yang berselimuti api yang berkobar panas, sehingga, jelas butuh nyali besar untuk bermain dengan tantangan seperti ini.

Tidak ada peraturan yang jelas tertulis seperti permainan sepak bola pada umumnya, sepak bola api hanya memperlihatkan kerja sama yang baik serta nyali yang besar untuk menaklukan tantangan bola api tersebut.

2. Permainan Para Santri

Dahulu, hanya beberapa pesantren yang memiliki permainan bola api ini yang dimainkan oleh para santri. Namun, dengan perkembangan zaman sekarang, tidak hanya para santri yang boleh memainkan tantangan ini, semua orang berhak memainkan permainan yang penuh tantangan ini.

3. Tanpa Alas Kaki

Walau bola teselimuti oleh api yang berkobar, para pemain sepak bola api ini tidak menggunakan sepatu atau alas kaki lainnya, lho. Jadi kaki mereka memang langsung bersentuhan dengan bola api tersebut.

Oleh karena itu, hanya para petualang atau orang-orang yang bernyali khusus saja yang berani untuk ikut permainan yang penuh dengan tantangan ini. Biasanya satu tim dari permainan bola api ini memiliki 4-5 orang pemain, dan permainan ini memiliki aturan yang fleksibel.

4. Durasi Bermain yang Flexibel

Kalau durasi permainan sepak bola pada umumnya bisa sampai 2×45 menit, durasi pertandingan tidak selama permainan sepak bola pada umumnya.

Permainan sepak bola api ini biasanya berlangsung selama 2×7 menit saja, atau bisa 2×10 menit. Namun, kalau sepak bola api ini tengah menjadi kompetisi sungguhan, waktu atau durasi yang bisa sampai 2×30 menit.

5. Ritual Khusus

Puasa putih yang dilakukan selama lima hari. Puasa dengan tujuan membersihkan diri para pemain. Selain puasa pemain juga harus menghindari makanan-makanan yang memasaknya dengan api.

Sebelum memulai permainan, para pemain harus merendam kakinya di dalam air yang telah didoakan. Beberapa doa seperti asmaul husna, ismul adhom dan lainnya akan dibacakan oleh orang tertentu pada air rendaman. Sebelum benar-benar turun ke lapangan pemain umumnya memakaikan minyak kelapa pada tangan maupun kaki untuk mengurangi potensi kulit yang
terbakar.