Jenis-jenis Mobil Listrik

Jenis-jenis Mobil Listrik

Jenis-jenis Mobil Listrik

Jenis-jenis Mobil Listrik – Mobil listrik adalah mobil dengan penggerak motor listrik, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpanan energi lainnya. Mobil listrik sangan populer pada akhir abad ke 19 dan awal abad ke 20. Kemudian popularitasnnya meredup karena teknologi mesin pembakaran dalam yang semakin maju dan harga kendaraan berbahan bakar bensin yang semakin murah.

Jenis mobil listrik terus berubah berkembang memberikan ragam pilihan bagi calon oengguna. Saat ini dunia sudah semakin akrab dengan istilah jenis-jenis mobil listrik seperti BEC, HEV dan FCEV. Cara ataupun prinsip kerja masing-masing jenis mobil listrik itu berbeda.

penggunaan mobil listrik secara meluas memiliki banyak hambatan dan kekurangan. Sampai pada tahun 2011, harga mobil listrik masih jauh lebih mahal bila membandingkannya dengan mobil bermesin pembakaran biasa dan kendaraan listrik hybrid karena harga baterai ion litium yang mahal. Meskipun begitu, saat ini harga baterai mulai turun karena mulai diproduksi dalam jumlah besar.

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : oddstruments

Mobil listrik pertama yang produksi sekitar pada tahun 1880. Perkembangan serta inovasi mesin pembakaran internal atau  Internal Cobustion Engine (ICE) menyusul produksi massal kendaraan bensin yang lebih murah menyebabkan penurunan penggunaan mobil listrik.

Jenis-jenis Mobil Listrik

Battery Electric Vehicle (BEV)

Kendaraan listrik baterai (BEV), kendaraan listrik murni, kendaraan hanya listrik atau kendaraan listrik sepenuhnya adalah jenis kendaraan listrik (EV) yang menggunakan energi kimia yang disimpan dalam kemasan baterai isi ulang. BEV menggunakan motor listrik dan pengendali motor alih-alih mesin pembakaran internal (ICE) sebagai penggerak. Mereka memperoleh semua daya dari kemasan baterai dan karenanya tidak memiliki mesin pembakaran internal, sel bahan bakar, atau tangki bahan bakar. BEV termasuk – tetapi tidak terbatas pada – sepeda motor, sepeda, skuter, skateboard, kereta api, perahu, forklift, bus, truk, dan mobil.

Hybrid

Kendaraan hybrid memiliki dua powertrain, mesin bensin dan mesin listrik, yang bekerjasama untuk efisiensi maksimum. Mobil Listrik hybrid terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Jenis mobil listrik ini disebut juga standard hybrid, atau paralel hybrid. Jenis HEV memiliki dua sistem penggerak, yaitu mesin pembakaran (ICE) dan motor traksi. ICE mendapat energi dari BBM. Motor mendapat daya dari baterai. Mesin bensin serta motor secara bersamaan memutar transmisi menggerakkan roda.

2. Battery Electric Vehicle (BEV)

Jenis mobil BEV disebut juga All-Electric Vehicle (AEV) adalah kendaraan yang beroperasi sepenuhnya dengan menggunakan listrik pada baterai. Jenis BEV tidak memiliki mesin pembakaran (ICE). Penyimpanan listrik pada baterry pack. Pengisian baterai dilakukan dengan menghubungkannya ke jaringan listrik eksternal.

3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

Perkembangan Hybrid dan EV tidak hanya sampai situ, keduanya berkembang menjadi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kendaraan dengan teknologi PHEV mendapatkan dua sumber tenaga yakni bahan bakar minyak dan listrik. PHEV mendapatkan asupan daya battery melalui pengisian daya yang menghubungkan langsung ke sumber listrik. Namun, teknologi ini juga masih menggunakan mesin konvensional. Pada situasi tertentu, kedua sumber tenaga tersebut dapat bekerja beriringan sehingga menghasilkan tenaga lebih besar.

Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)

Yang terakhir ada Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) adalah kendaraan bebas polusi yang bertenaga listrik yang berasal dari hidrogen bertekanan tinggi yang ada pada dalam kendaraan, dan udara di atmosfer., jika kita artikan ke bahas Indonesia adalah sel bahan bakar kendaraan listrik, yang mana orang juga sering menyebutnya sebagai fuel cell vehicle atau bahan bakar hidrogen.