Sejarah dan Perkembangan Bola Voli

Sejarah dan Perkembangan Bola Voli

Sejarah dan Perkembangan Bola Voli – Olahraga bola voli adalah salah satu cabang olahraga yang sangat populer pada masyarakat Indonesia bahkan dunia. Selain menjadi olahraga prestasi, bola voli juga bermanfaat sebagai olahraga rekreasi.

Pengertian bola voli dimainkan oleh dua tim atau regu secara berlawanan. Jumlah pemain bola voli dalam satu tim adalah enam orang yang berada pada lapangan. Kedua tim harus melewatkan bola di atas net agar jatuh ke area lawanm dan selama permainan berlangsung, kedua tim dapat memantulkan bola sebanyak tiga kali untuk mengembalikan bola. Tujuan permainan bola voli adalah memainkan bola dengan melewati net, agar jatuh pada area lawan untuk menghasilkan poin.

Bola voli merupakan cabang olahraga yang mana menuntut para pemainnya untuk dapat bekerja sama yang baik dengan anggota tim. Yang bertujuan untuk menyerang menggunakan bola ke area lawan. Permainan ini mampu mendukung kecerdasan, karena merangsang koordinasi otak menjadi semakin baik.

Sejarah

Pencipta permainan bola voli pertama kali oleh William G. Morgan pada tahun 1895 di Amerika Serikat. Sebelumnya, permainan ini dinamakan minitonette. Seiring perkembangan zaman, olahraga ini mengalami perubahan nama menjadi Volley Ball atau Bola Voli seperti yang kita kenal pada hari ini.

Awal cerita, Morgan bertemu dengan James Naismith (pencipta olahraga basket). Pertemuan itu memberi inspirasi bagi Morgan sehingga ia menciptakan olahraga bola voli. Dari sejarahnya, penemuan permainan bola voli terhitung hanya selisih empat tahun setelah permainan bola basket tercipta.

William G. Morgan merupakan seorang instruktur olahraga di Young Men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts. Pada 1985, Morgan memutuskan untuk memadukan unsur-unsur permainan bola basket, tenis, dan bola tangan untuk membuat jenis permainan baru yang memiliki lebih sedikit kontak fisik dari basket.

Secara struktural, olahraga voli bernaung oleh Federasi Internationale de Volleyball (FIVB) yang telah sepakat sebagai induk organisasi olahraga voli internasional. Olahraga voli Indonesia bernaung kepada Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).

Mengenai perubahan nama permainan bola voli, pada awal menciptakan minitonette khusus anggota YMCA untuk usia dewasa. Pada tahun 1896, barulah terjadi perubahan nama menjadi Volley Ball (Bola Voli), tepatnya pada pertandingan pertama acara internasional YMCA Training School.

Tekait teknis permainannya, Morgan menjelaskan kepada semua instruktur pendidikan jasmani, bahwa olahraga permainan ini dijalankan oleh dua kelompok yang masing-masing kelompok berisikan lima personil. Selain itu, permainan ini juga dapat dilakukan di dalam maupun di luar lapangan. Bahkan, ada juga yang melakukan permainan ini dengan jumlah pemain yang banyak.

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : oddstruments

Perkembangan di Indonesia

Permainan voli masuk ke Indonesia (saat itu Hindia Belanda) sekitar tahun 1928. Namun permainan ini tidak cukup populer pada saat itu sebab hanya kalangan tertentu yang memainkannya, seperti para bangsawan dan orang-orang Belanda.

Pada masa perkembangan awal, permainan bola voli di Indonesia dipelopori oleh guru-guru pendidikan jasmani yang berasal dari Belanda. Selanjutnya seiring perkembangan waktu, para serdadu memainkan permainan bola voli saat menjalankan latihan di lapangan terbuka. Mereka juga kerap menyelenggarakan pertandingan antarkelompok.

Selanjutnya, perkembangan permainan voli begitu pesat, klub-klub banyak bermunculan dari kota-kota besar. Fenomena itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya organisasi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia pada 22 Januari 1955.