Sejarah Lahirnya Toyota Kijang di Indonesia

Sejarah Lahirnya Toyota Kijang di Indonesia

Sejarah Lahirnya Toyota Kijang di Indonesia

Sejarah Lahirnya Toyota Kijang di Indonesia – Toyota Kijang menjadi salah satu mobil legendaris di Indonesia. Sejak kemnculan pertama kali pada tahun 1977 silam. Dari sejak kelahirannya, mobil ini terbilang cukup banyak peminatnya dalam Tanah Air Indonesia. Eksistensinya juga tidak perlu diragukan, walau dalam kondisi bekas pun masih banyak yang mencarinya.

Kisah asal mula Toyota Kijang dari dorongan pemerintah untuk mengembangkan Kendaraan Bermotor Niaga Sederhana (KBNS) pada era 1970-an. KBNS adalah kendaraan serbaguna dengan harga yang cukup terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemuncukan nama binatang pada kendaaan niaga ini karena Fillipina telah lebih dulu menggunakan nama “Tamaraw” yang berarti kerbau. Maka kemudian Indonesia memilih nama “Kijang” salah satunya sebagai penggambaran kelincahan.

Selama 43 tahun ini Toyota Kijang Innova sudah hadir sebanyak enam generasi dengan berbagai sebutan oleh publik. Itu mulai dari Kijang “Buaya” (1977-1981), Kijang “Doyok” (1981-1986), Kijang Super (1986-1996), Kijang “Kapsul” (1986-2004), Kijang Innova (2004-2015), Kijang Innova Reborn (2015-sekarang).

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : oddstruments

Asal Muasal Nama Kijang

Nama “Kijang” merupakan singkatan dari frasa “Kerjasama Indonesia-Jepang”. Toyota Kijang lahir karena pemerintahan Orde Baru yaitu mendiag Presiden Soeharto mengeluarkan Program “Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna” (KBNS) pada awal 1970. Tujuannya adalah menciptakan kendaraan niaga produksi dalam negeri dengan harga terjangkau sehingga bisa dibeli masyarakat banyak sebagai alat transportasi dan distribusi barang. Kebijakan ini disambut sejumlah merek mobil seperti Datsun, Volkswagen, General Motors, dan Toyota.

Sejarah Toyota Kijang di Indonesia

Selain penamaannya yang cukup menarik perhatian, fakta menarik seputar Toyota Kijang adalah evolusinya dari sebuah kendaraan komersial (pikap) menjadi mobil MPV. Mengingat sejak awal peluncuran oleh Presiden Soeharto pada Pekan Raya Jakarta tahun 1977, Kijang generasi pertama dengan sebutan “Kijang Buaya” lahir sebagai kendaraan niaga dalam wujud mobil pikap.

Pada masa Toyota Kijang meluncur di Indonesia tahun 1977 silam, kala itu pemerintah sedang berupaya untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional. Salah satu upaya yang dlakukan dengan menghadirkan mobil harga terjangkau dan tangguh untuk menunjang sektor usaha. Toyota sudah mengidentifikasi adanya kebutuhan kendaraan komersil serbaguna berharga terjangkau dengan project Basic Utility Vehicle (BUV) di tahun 1972. Setelah melalui serangkaian proses, lahirlah Toyota Kijang pada 9 Juni 1977, banyak yang memilih Kijang karena sesuai dengan konsep KBNS dan BUV, yaitu kendaraan yang lincah dan gesit.

Usaha pemerintah RI sendiri mendapatkan sambutan positif dari Toyota Motor Corporation hingga akhirnya melahirkan Toyota Kijang untuk pasar domestik. Kijang sendiri saat ini sudah 6 generasi, namun sejak generasi kelima, Toyota membuat nama kijang lebih panjang menjadi Toyota Kijang Innova Reborn. Dari sisi tampilan pun semakin modern, serta fitur-fiturnya mengikuti zaman.

Hal istimewa lain, Toyota bahkan memperkenalkan mobil konsep berbasis Kijang yaitu Kijang Innova EV Concept pada IIMS 2022. Hanya saja mobil ini memang belum dijual, Toyota menjadikannya cerminan semangat Toyota untuk membuat kendaraan elektrifikasi secara lokal.

“Berawal dari kendaraan niaga, berkembang menjadi kendaraan keluarga, hingga menjadi MPV premium. Kini Toyota Kijang telah menjadi ikon otomotif Indonesia yang mendunia bermodalkan kualitas berstandar global,” jelas Matsuda.