Sejarah Singkat Klub Sepak Bola Bayern Munich

Sejarah Singkat Klub Sepak Bola Bayern Munich – Sepak bola adalah olah raga yang paling favorit di seluruh dunia. Para pecinta Sepak bola pun pasti ada di setiap negara. Contoh nya di negara kita terincta Indonesia saja, dari Sabang sampai Merauke pun pasti ada banyak sekali fans sepak bola.

Sejarah Singkat Klub Sepak Bola Bayern Munich

Sejarah Singkat Klub Sepak Bola Bayern Munich

Info lainnya : oddstruments

Jika kita membahas sepak bola, tentunya pasti tidak lepas dari club-club besar yang ada di Eropa. Karena salah satu kiblat dari persepak bolaan Internasional adalah Eropa dan disusul oleh Amerika, lebih tepatnya Amerika Latin, seperti Brazil dan Argentina.

Kali ini kita akan ke Eropa, lebih tempat nya ke Jerman. Klub besar asal Jerman yang mempunyai track record sangat bagus adalah Bayern Munich. Tentunya klun ini memiliki sejarah yang sangat menarik untuk kita ketahui, dari zaman pertama kali berdiri sampai saat ini menjadi salah satu raksasa Eropa. Yuk mati kita simak.

Sejarah Bayern Munchen

Awal Didirikan dan Era Perang Dunia

Bayern Munchen pertama dibentuk pada tahun 1900, tepatnya pada tanggal 27 Februari 1900. Pendiri Bayern adalah sekelompok anggota klub senam Munich (Munchner TurnVerein 1879/MTV 1879). Bayern pun resmi berdiri dan langsung menjadi klub yang terkenal luas, terutama karena sering menang dengan skor besar. Beberapa trofi liga lokal amatir berhasil mereka raih di awal berdiri, termasuk menjadi juara Kreisliga, liga regional di kawasan Bavaria di tahun pertama dibentuk.

Setelah era Perang Dunia I, Bayern meneruskan tradisi memenangkan sejumlah kompetisi regional, termasuk kejuaraan sepakbola Jerman Selatan di tahun 1926. Di tahun 1932, mereka berhasil menyabet gelar kompetisi nasional untuk pertama kalinya. Isu Nazi di era Perang Dunia II sempat membuat Bayern terpuruk karena mereka sempat dilatih pelatih Yahudi. Akibatnya Bayern sempat dibenci oleh publik Jerman.

Setelah Perang Dunia II, Bayern menjadi anggota Oberliga Sud, kompetisi di bagian selatan Jerman. Saat itu prestasi Bayern tergolong biasa-biasa saja dan kerap berganti-ganti pelatih. Bayern bahkan sempat terdegradasi dan terlilit krisis finansial. Di tahun 1963, seluruh kompetisi regional di Jerman akan bergabung menjadi satu kompetisi utama bernama Bundesliga. Bayern tidak terpilih di musim pertama Bundesliga dan baru promosi ke Bundesliga 2 tahun kemudian.

Masa Keemasan di Kompetisi Eropa

Di musim Bundesliga pertama, Bayern finish di peringkat 3 dan menjadi juara DFB Pokal. Mereka pun langsung menyabet trofi Eropa pertamanya, Winners Cup di tahun berikutnya. Gelar Bundesliga pertama pun berhasil mereka raih di tahun 1969 sepanjang sejarah Bayern Munchen di bawah kepelatihan Branko Zebec yang menjadi awal kesuksesan Bayern. Pergantian pelatih pada Udo Lattek di tahun 1970 pun menandai era keemasan Bayern di tahun 70an. Di era ini, Bayern juga mulai menggunakan Olympiastadion Munich sebagai kandang mereka.

Bayern sukses meraih 3 trofi juara European Cup atau Liga Champions Eropa secara berturut-turut, yaitu di tahun 1972 sampai 1974. Mereka sukses mengalahkan Atletico Madrid (1974), Leeds United (1975) dan Saint-Etienne (1976) di final. Bayern pun menjadi klub ketiga yang meraih 3 trofi Liga Champions Eropa secara berturut-turut setelah Real Madrid dan Ajax Amsterdam.

Kesuksesan tersebut membuat Bayern berhak membawa pulang trofi Liga Champions dan berhak mendapat logo Badge of Honour (BOH). Sejumlah pemain kunci jadi andalan Bayern di era tersebut, yaitu Franz Beckenbauer, Gerd Muller, Sepp Maier dan Uli Hoeness yang juga jadi poros kesuksesan timnas Jerman Barat di EURO 1972 dan Piala Dunia 1974.

Masa Transisi di Tahun 80an dan 90an

Meski sukses besar di tahun 70an, Bayern sempat terpuruk di awal tahun 80an. Pergantian manajemen dan masalah ekonomi menjadikan prestasi Bayern merosot. Mereka sempat memiliki duo pemain andalan Paul Breitner dan Karl-Heinz Rummenigge yang mempunyai julukan FC Breitnigge, namun hal itu tidak bertahan lama.

Di pertengahan 80an, prestasi Bayern kembali naik. Hal ini terjadi seiring kembalinya pelatih Udo Lattek. Total lima trofi Bundesliga menjadi raihan klub ini dalam kurun 6 musim. Hal ini masih ditambah dengan trofi DFB Pokal dan runner up Liga Champions di tahun 1982 dan 1987. Kehadiran pelatih Jupp Heynckes sempat memberi angin segar, namun form Bayern sempat kembali merosot dengan hampir terdegradasi di tahun 1992.

Di tahun 90an, Bayern masih mempertahankan status sebagai klub terbaik di Jerman dengan beberapa kali meraih trofi Liga Jerman dan Piala Jerman, meski kerap terjadi pergantian pelatih. Meski begitu mereka tidak mampu berprestasi banyak di tingkat Eropa, hanya 1 gelar UEFA CUp di tahun 1996 yang mereka raih. Bayern Munich juga mendapat julukan FC Hollywood karena para pemain Bayern justru kerap masuk dalam berita entertainment di media Jerman.

Bayern di Era Modern

Klub asal Jerman ini sempat lolos ke final Liga Champions 1999, namun kalah oleh Manchester United secara dramatis lewat 2 gol di masa injury time. Baru pada tahun 2001, mereka sukses meraih trofi Liga Champions ke-4 mereka setelah mengalahkan Valencia di babak final. Dalam periode ini, Bayern dalam kepelatihan Ottmar Hitzfeld yang jadi salah satu pelatih tersukses Bayern, termasuk 2 kali meraih double winners. Nama-nama seperti Oliver Kahn, Giovanni Elber, Mehmet Scholl dan Willy Sagnol jadi andalan dan layak masuk buku sejarah Bayern Munchen.

Di tahun 2005, Bayern pindah ke stadion baru, Allianz Arena. Performa domestik mereka pun terus menghasilkan gelar juara termasuk 2 kali double winners berturut-turut di era pelatih Felix Magath. Bayern sempat lolos ke final Liga Champions 2010 dan 2012, namun selalu kalah, masing-masing oleh Inter Milan dan Chelsea. Di musim 2012-13 mereka akhirnya berhasil meraih trofi Liga Champions ke-5 saat masa kepelatihan Jupp Heynckes. Mereka sukses mengalahkan rival senegara Borussia Dortmund di final yang menjadi final antar 2 tim Jerman pertama di Liga Champions.

Gelar juara Bundesliga di tahun 2013 menorehkan beberapa rekor, termasuk poin terbanyak, selisih poin tertinggi, jumlah kemenangan terbanyak, jumlah kekalahan tersedikit serta jumlah kebobolan tersedikit dalam 1 musim. Mereka pun meraih treble winners di tahun tersebut, menjadikannya klub Jerman pertama yang meraih treble. Hal ini ditambah kesuksesan mereka di Piala Dunia Antarklub 2013, pertama kali diraih sepanjang sejarah Bayern Munchen.

Artikel ini didukung oleh : https://juarampo.co/

Beberapa pemain kunci Bayern antara tahun 2010 sampai sekarang yang sukses menembus 3 final Liga Champions dan beberapa kali melaju hingga babak semifinal antara lain adalah Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger, Manuel Neuer, Arjen Robben, Thomas Muller, Franck Ribery, Jerome Boateng, Robert Lewandowski dan lain-lain. Bayern pun menjadi salah satu klub raksasa terbaik di Eropa. Mereka konsisten meraih trofi Bundesliga dan bersaing di ajang Liga Champions.